Tampilkan postingan dengan label #Parado. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Parado. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juni 2021

Desa Kuta Dapat Dana Aspirasi Dari Mori Hanafi

Nasrullah, S.Pd.I (Kepala Desa Kuta)
KUTA, 23/06/2021.

Kepala Desa Kuta Pada hari Rabu 23 Juni 2021 mengundang masyarakat untuk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jalan Desa yang sumber dari Dana Aspirasi Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi Partai Gerindra (H. Mori Hanafi), kegiatan ini bertujuan dalam rangka menata pembangunan desa yang terintegrasi. Agenda utama pada musyawarah kali ini untuk memastikan bahwa lahan yang dilalui oleh rencana pembangunan jalan desa tidak bermasalah, terutama di wilayah pekarangan rumah dan kebun milik warga.

"Kita Punya Planing Jangka Panjang, bahwa pembangunan sarana dan prasarana Desa harus terintegrasi dan berdasar kepada Rencana Tata Ruang dan Wilayah Desa (RTRWD), ujar Kepala Desa Kuta yang akrab disapa Om Rull.

Pembiayaan pembangunan jalan desa dengan Sumber Anggaran dari dana Aspirasi  Anggota DPRD Provinsi ini (Mori Hanafi), ini sebuah kesyukuran yang luar biasa bagi masyarakat Desa Kuta-Parado, sebab selama ini memang Fakta tidak ada dana aspirasi dari Anggota legislatif manapun yang masuk desa Kuta , sehingga warga sangat antusias menyambutnya.


"Pada hari ini saja, warga setuju untuk memberikan lahanya untuk jadi lintasan pembangunan jalan desa, ini membuktikan bahwa musyawarah dan mufakat menjadi sangat penting bagi progres pembangunan desa kedepanya" lanjutnya.

Berdasarkan keputusan musyawarah, masyarakat menyetujui rencana pembangunan jalan desa secara bulat meski pembahasan sempat alot, karena perbedaan pendapat mengenai lebar jalan, lokasi lintasan yang menggunakan lahan pekarangan dan kebun mereka.

salahsatu pemilik lahan Ruslan mengungkapkan bahwa "saya selaku pemilik lahan pekarangan keberatan dengan lebar jalan desa 8 meter, kalau 5 sampai 6 meter saya setuju, dengan catatan lahan saya harus harus di pagar kembali sebelum proyek berakhir. ujarnya.

 Selain tujuan pembangunan berkelanjutan untuk memudahkan akses jalan bagi tanah pekarangan maupun kebun, pembangunan ini dapat meningkatkan nilai ekonomis tanah-tanah disekitar lintasan jalan desa ini. (art)


Selasa, 07 Agustus 2018

Warga Keluhkan Sinyal “Parado” Sering Macet




Kim,Walet Selatan Parado- Kecamatan Parado adalah salah satu Kecamatan ujung selatan dari Kabupaten Bima dengan Jumlah Jiwa sekitar 15 Ribu,Hidup di dataran tinggi yang dikelilingi oleh Pegunungan sehingga Suhu Udara di Parado cukup dingin baik siang terlebih dimalam hari.

Senin, 15 Juni 2015

Bendungan Pela Parado, Mata Air Masa Depan


Bendungan Pelaparado. Akbar Mbojo
 Masa depan Dam Pela Parado bergantung pada kelestarian hutan di sekitarnya yang menyediakan air bagi pertahanan debit air di Dam tersebut. Sejak Dam Pela Parado difungsikan dan diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2006 telah mampu mengairi areal irigasi seluas 3,895 Ha yang meliputi kecamatan Monta, Woha, Belo dan Palibelo. Pela Parado juga mampu menyediakan air Baku 200 liter per detik, pembangkit tenaga listrik mikrohidro 250 KVA serta pengendalian banjir sungai Parado.

 

Bendungan Pelaparado. Akbar Mbojo
Keberadaan Dam bagi masa depan kehidupan masyarakat Bima ini menelan dana sebear  Rp. 123,45 Milyar yang bersumber dari bantuan Pemerintah Jepang melalui Loan Overseas Economic Cooperation(OECF). Dam Pela Parado membendung Sungai Parado sebagai Bendungan Utama dengan panjang tubuh waduk sekitar 320 meter, elevasi dasar sungai 94 meter yang mampu menggenangi areal seluas 104 Ha dengan luas catchment area seluas 85 Km dan kapasitas elevasi air terendah 130 M. Menara Dam Pelaparado cukup tinggi yaitu lebih dari 400 meter.



Bendungan Pelaparado. Akbar Mbojo
Fungsi Dam Pela tentunya bukan saja untuk irigasi, Dam yang cukup prestisius ini juga dapat difungsikan sebagai asset pariwisata alam, olahraga mancing, budidaya ikan air tawar serta keperluan lainnya. Kelestarian hutan disekitarnya merupakan kunci keberlangsungan mata air di Dam ini. Puluhan ribu ikan telah dilepas di Dam ini baik oleh Presiden SBY maupun pejabat lainnya. Almarhum Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST juga melepas puluhan Ribu bibit ikan Nila dan Karpet serta beberapa unit Keramba Jaring Apung di Dam ini. Semoga Debit air di Dam Pela Parado ini dapat terus terjaga untuk depan kita dan anak cucu. (Akbar Mbojo)





Senin, 04 Mei 2015

Desa Kuta Terbanyak Calon PPS





KM, Walet selatan
Pada momentum Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bima, Periode Tahun 2015-2020, KPU (Komisi Pemilihan Umum) Sebagai Penyelenggara di tingkat kabupaten, mempersiapkan perangkat kepanitiaan baik di tingkat kecamatan  yang Biasa disebut dengan PPK semaupun Desa Tingkat Desa Yakni PPS.

Selasa, 17 Maret 2015

Mahasiswa KKN STKIP Bima, Adakan Lomba Sepak Bola Mini.



 


KM Walet Selatan.
Mahasiswa KKN STKIP Bima bersama Karang Taruna Desa Kuta menggelar kegiatan Pertandingan Sepakbola bola mini tingkat RT bagi Kelompok usia dini,

Jumat, 13 Maret 2015

Dinas sosial Kembali latih TKSK




KM Walet Selatan.
Seluruh  Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan(TKSK) yang Berada di seluruh Wilayah Kabupaten Bima, dari 18 Kecamatan, Rabu (11/3) berkumpul di Aula Kantor Dinas sosial Kabupaten dalam rangka mengikuti  Bimbingan dan Pelatihan Khusus TKSK.

Selasa, 10 Maret 2015

SDN Kuta Maksimalkan Les Siswa



 KM, Walet Selatan
Sekolah Dasar Negeri Kuta yang terletak di Dusun Dafa Desa Kuta Kecamatan Parado melaksanakan Program Les Untuk Siswa Kelas 6 yang nanti akan mengikuti ujian sekolah dan Nasional.

Minggu, 08 Maret 2015

Masyarakan Gotong Royong dengan Mahasiswa KKN




KM. Walet Selatan.
Mahasiswa KKN dari STKIP Bima dan masyarakat Desa Kuta pada hari selasa dan rabu (4/3) menggelar kegiatan gotong Royong untuk memperbaiki dua jembatan di lingkungan setempat yang rusak beberapa waktu lalu akibat dilewati oleh kendaraan yang memiliki beban lebih dari kapasitas jembatan.

Jumat, 06 Maret 2015

Hutan Seputaran Dam Pela Parado Tinggal Menghitung Tahun





KM. Walet Selatan
“Bumi Ini Cukup untuk Memenuhi Kebutuhan Manusia tetapi tidak cukup Memenuhi Keserakahan Manusia” (Magandi).

Kamis, 05 Maret 2015

AJI kecam tindakan polisi terhadap wartawan Tribun

AJI kecam tindakan polisi terhadap wartawan Tribun
KM. Walet. Selatan
"Sampai sekarang saya masih merasa ketakutan, setelah diperlakukan seperti teroris."
Bandarlampung (ANTARA News) - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandarlampung mengecam keras tindakan semena-mena beberapa anggota polisi di Lampung terhadap Ridwan Hardiansyah, jurnalis Tribun Lampung, dialami di rumahnya, Rabu (4/3) siang, dan mendesak pimpinan institusi kepolisian meminta maaf atas tindakan tersebut.

Selasa, 03 Maret 2015

Kesbang Pol Dagri Kab Bima undang Toga, Toma dan Etnis






KM. Walet Selatan
Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negri (Kesbang Pol dagri) Kabupaten Bima, mengundang Tiga Orang Tiap Kecamatan, terdiri dari tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Etnis dari 18 Kecamatan yang tersebar di Penjuru Kab, bima, dengan Tema “Peran Aktif Toga, Toma dan Etnis dapat menciptakan kehidupan Masyarakat Lebih Baik”

Rabu, 25 Februari 2015

Konflik Pecah, sekolah Diliburkan





KM Walet Selatan
Seluruh sekolah SDN, SMP Maupun SMA/MA yang tersebar di Desa Parado Rato dan Parado Wane, Rabu (25/2) diliburkan lantaran masih terblokadenya jalan dikedua Desa dan takut terjadi konflik berkepanjangan.

Pro dan Kontra Timbulkan Korban Jiwa






KM Walet selatan
Dengan adanya Tragedi  Penembakan terhadap warga  Kecamatan Parado diduga dilakukan Aparat Kepolisian 24 perbuari 2011 empat tahun yang lalu, terkait Pro dan Kontra masalah Pertambangan yang sedang melakukan Eksplorasi diseputaran kawasan Hutan Parado, Kemarin Masa aliansi Mahasiswa dan Pemuda Parado menyelenggarakan Upacara untuk memperingati hari ulang Tahun ke 4 tragedi Parado berdarah tersebut.

Selasa, 24 Februari 2015

Drainase hancur Lebur karna banjir









KM Walet Selatan
Drainase dan pinggir Badan Jalan seputaran Dam Pela Parado mengalami kerusakan sangat parah, karna banjir beberapa hari yang lalu.

Parado Optimis Raih Juara



KM Walet Selatan
Dalam rangka Menyambut Kegiatan Lomba di Bidang Pendidikan Jasmani Dan Olahraga tingkat Kabupaten Bima, Parado melaksanakan latihan rutin  bagi Atlet yang sudah diseleksi ditingkat Kecamatan Parado beberapa waktu yang lalu.

Jumat, 20 Februari 2015

GOVERMEN PATALOGY



By Qisman 2000
KM. Walet Selatan
Negeri Antah Barantah adalah merupakan suatu gambaran kehidupan yang sedemikian rusak karena dipimpin oleh Pemimpin yang mental/moral merusak.

Buah Durian Khas Parado Mulai Dipanen





KM. Walet Selatan
Diberbagai wilayah di seluruh NTB (Nusa tenggara Barat) Lebih Khusus Bima, banyak sekali keragaman Budaya, logat bahasa, dan Hasil Alamnya, misalnya Kecamatan Sape terkenal dengan Sarang wallet yang menghasilkan salah satu Kwalitas sarang burung wallet terbaik di NTB.

Rabu, 18 Februari 2015

IPPERMA PARBI Wujudkan Sosialisasi Pendidikan



 KM. Walet Selatan
Dunia Mahasiswa adalah dunia yang penuh dengan Konsepsi keilmuan, yang ingin selalu diimplementasikan kepada seluruh komponen civitas akademika, baik didalam Institusi Pendidikan maupun terhadap masyarakat luas, Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Parado Bima Mataram (IPPERMA PARBI), melaksanakan kegiatan sosialisasi Pendidikan sesuai jadwal dimulai senin 16 s/d 18 Perbuari 2015.

Senin, 16 Februari 2015

Kadis Pertanian Merespon, Permintaan Desa Kuta





KM. Walet Selatan
Setelah berminggu-minggu persoalan Pupuk di Desa Kuta, sekarang mulai memiliki titik terang, dimana Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bima, Senin (16/2) ditemui di rungan kantornya menuturkan, sudah menerima Surat dari Parado berkaitan langsung dengan permintaan Pergantian atau Pemberhentian bagi Pengecer Pupuk yang di duga kuat melanggar Aturan, “saya kurang suka melihat surat lama-lama di meja kerja, udah langsung saya disposisi agar secepatnya ditindak lanjuti”.

Minggu, 15 Februari 2015

Memaknai Masalah Susah dan Senang Sebagai Dinamika Hidup



BY. KISMAN 2000
KM Walet Selatan
" JIKA KAMU MENANGIS KARENA SUSAH TAK KELUAR AIR MATA DARAH dan BILA KAMU MENANGIS HARU KARENA SENANG TAK AKAN KELUAR AIR MATA MUTIARA"