Sabtu, 26 Juni 2021
Jelang Turnamen Galaksi Cup 2021, Parewa FC Ungguli Walet Selatan FC
Rabu, 23 Juni 2021
Desa Kuta Dapat Dana Aspirasi Dari Mori Hanafi
![]() |
| Nasrullah, S.Pd.I (Kepala Desa Kuta) |
Kepala Desa Kuta Pada hari Rabu 23 Juni 2021 mengundang masyarakat untuk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jalan Desa yang sumber dari Dana Aspirasi Anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi Partai Gerindra (H. Mori Hanafi), kegiatan ini bertujuan dalam rangka menata pembangunan desa yang terintegrasi. Agenda utama pada musyawarah kali ini untuk memastikan bahwa lahan yang dilalui oleh rencana pembangunan jalan desa tidak bermasalah, terutama di wilayah pekarangan rumah dan kebun milik warga.
"Kita Punya Planing Jangka Panjang, bahwa pembangunan sarana dan prasarana Desa harus terintegrasi dan berdasar kepada Rencana Tata Ruang dan Wilayah Desa (RTRWD), ujar Kepala Desa Kuta yang akrab disapa Om Rull.
Pembiayaan pembangunan jalan desa dengan Sumber Anggaran dari dana Aspirasi Anggota DPRD Provinsi ini (Mori Hanafi), ini sebuah kesyukuran yang luar biasa bagi masyarakat Desa Kuta-Parado, sebab selama ini memang Fakta tidak ada dana aspirasi dari Anggota legislatif manapun yang masuk desa Kuta , sehingga warga sangat antusias menyambutnya.
"Pada hari ini saja, warga setuju untuk memberikan lahanya untuk jadi lintasan pembangunan jalan desa, ini membuktikan bahwa musyawarah dan mufakat menjadi sangat penting bagi progres pembangunan desa kedepanya" lanjutnya.
Berdasarkan keputusan musyawarah, masyarakat menyetujui rencana pembangunan jalan desa secara bulat meski pembahasan sempat alot, karena perbedaan pendapat mengenai lebar jalan, lokasi lintasan yang menggunakan lahan pekarangan dan kebun mereka.
salahsatu pemilik lahan Ruslan mengungkapkan bahwa "saya selaku pemilik lahan pekarangan keberatan dengan lebar jalan desa 8 meter, kalau 5 sampai 6 meter saya setuju, dengan catatan lahan saya harus harus di pagar kembali sebelum proyek berakhir. ujarnya.
Selain tujuan pembangunan berkelanjutan untuk memudahkan akses jalan bagi tanah pekarangan maupun kebun, pembangunan ini dapat meningkatkan nilai ekonomis tanah-tanah disekitar lintasan jalan desa ini. (art)
Jumat, 04 Desember 2020
Minggu, 07 Juli 2019
Pasukan Berkuda dan Benhur, Ikon Pawai Budaya Hari Jadi Bima
Kim,Parado-Dibanding pawai budaya tahun sebelumnya, pawai budaya Hari Jadi ke - 379 Bima tahun 2019 yang digelar Kamis (4/7) memiliki warna yang berbeda dengan kehadiran pasukan berkuda yang ditunggangi Wakil Bupati Bima Drs.H Dahlan M.Noer dan barisan benhur yang ditumpangi Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, keluarga dan sejumlah ibu-ibu pejabat lainnya.
Pawai cukup meriah yang dipandu Drum Band Gita Bima RAMAH tersebut tidak hanya menampilkan barisan kendaraan hias, hasil pertanian, kekayaan khasanah budaya Bima, tetapi juga menampilkan beragam keunikan atraksi dari 15 etnis paguyuban Nusantara yang secara rutin turut ambil bagian pada setiap pawai budaya Hari Jadi Bima.
Bupati Bima yang menumpang salah satu benhur hias rombongan Sekretariat Daerah bersama Ketua DPRD Kabupaten Bima Ny. Murni Suciyanti mengungkapkan bahwa kemeriahan pawai budaya tahun ini tidak terlepas dari partisipasi penuh semua elemen dan menyukseskan agenda tahunan pemerintah daerah.
Setelah tiba di panggung kehormatan yang berlokasi di di depan kantor Bupati Bima di Godo, Bupati didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, unsur FKPD, keluarga besar dan tamu kehormatan lainnya menerima peserta pawai hingga pukul 18.00 Wita.(Kim)
Pawai Hari Jadi Bima, Diskominfostik Gandeng RRI Bima
Kim,Parado-Setelah dua tahun lebih mengudara di wilayah Bima dan sekitarnya, Radio Republik Indonesia (RRI) Stasiun Bima untuk pertama kalinya turut ambil bagian dalam Pawai Budaya Hari Jadi Ke-379 Bima tahun 2019 dalam barisan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfostik) Kabupaten Bima.
Kendaraan Hias Diskominfostik yang mengusung miniatur menara telekomunikasi mengangkat tema "Berkarya Inovatif, Menuju Masyarakat Informasi" berjalan beriringan dengan kendaraan hias RRI Bima yang berisi perangkat siaran lapangan.
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE yang didampingi Wabup H. Dahlan M. Noer saat diwawancarai reporter Iqra Hardiansyah di panggung kehormatan memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas partisipasi kru RRI yang meliput keseluruhan prosesi iring-iringan pawai.
"Terima kasih atas partisipasi Kadis beserta jajaran Dinas Kominfostik dan RRI Bima yang turut serta mengikuti pawai dan menyiarkan langsung pawai budaya tahun ini. Kami berharap RRI Bima tetap menjadi yang terdepan dalam penyampaian informasi yang berkaitan dengan kegiatan pemerintah Kabupaten Bima. "Jayalah RRI, Sekali Di udara, Tetap Di Udara". Seru Bupati disambut tepuk tangan tamu kehormatan dan peserta pawai.
Koordinator RRI Bima Sahrudin S.Sos, SPT yang terjun memandu liputan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah kabupaten Bima dan Dinas Kominfostik yang telah memberikan peluang kepada RRI Bima untuk bersama-sama memberi warna tersendiri dalam menyampaikan layanan informasi kepada masyarakat Kabupaten Bima.
"Ini merupakan wujud partisipasi RRI Bima dalam kegiatan pawai budaya sekaligus memperkenalkan bahwa RRI Bima mampu memberi nuansa baru siaran langsung pawai budaya dan siaran langsung upacara Hari Jadi Bima ke - 379.
Tim kerja di RRI Bima sudah melaksanakan Siaran Langsung Hari Jadi Bima dengan baik dan lancar, dengan hasil siaran yang "clear" dan bagus. Terang Penyiar senior RRI Mataram ini.(Kim)
Kabupaten Bima Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana KB
Kim,Parado-Kiprah Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima dibawah nahkoda Hj. Rostiati Dahlan S.Pd dalam mendukung program Keluarga Bencana di Kabupaten Bima mendapatkan pengakuan tersendiri dari pemerintah pusat dengan meraih penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) atas dukungan dan partisipasi TP. PKK dalam menyukseskan program KKBPK (kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga) di Kabupaten Bima.
Ketua TP. PKK Kabupaten Bima yang didampingi kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima Drs. Aris Gunawan M.Si usai menerima penghargaan menyatakan, penghargaan tersebut dapat diraih atas sinergi yang sangat baik antara TP. PKK dan DP3AP2KB dalam program Keluarga Berencana.
Dikatakan Rostiati, tim penggerak PKK secara rutin melakukan pembinaan dan sosialisasi akan pentingnya keluarga berencana serta menunda usia perkawinan.
"Program ini tidak hanya penting dalam aspek kuantitas tetapi juga kualitas keluarga sangat dibutuhkan. Karena dengan keluarga yang berkualitas maka ekonomi keluarga dan kesejahteraan anak dapat ditingkatkan. Dengan jumlah anggota yang sedikit, orang tua memiliki banyak waktu dan kreativitas dalam mendampingi keluarga". Ungkapnya lugas.
Menyinggung soal prestasi tersebut, Keberhasilan meraih Manggala Karya Kencana (MKK) berkat dukungan penuh seluruh jajaran TP. PKK, baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa.
Kedepan tambah Rostiati, TP. PKK akan terus menjalin kemitraan dengan DP3AP2KB dan instansi terkait lainnya untuk bersinergi menurunkan angka kelahiran dengan menjalankan secara intensif program KB dengan terus menggalakkan penggunaan alat kontrasepsi bagi pasangan usia subur.
Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bima Drs. Aris Gunawan M.Si mengatakan, penghargaan Manggala karya Kencana merupakan wujud apresiasi pemerintah atas keberhasilan jajaran TP. PKK Kabupaten Bima yang bahu-membahu bersama pemerintah daerah dalan menyukseskan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (KKBPK).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Jumat malam (5/7) oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Progo Hasto Wardoyo pada rangkaian Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI Tahun 2019 di Pendopo Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan.(Kim)
Atraksi Budaya dan Parade Bakar Ikan Meriahkan Festifal Budaya Teluk Bima
Kim,Parado-Setelah pawai budaya yang berlangsung tanggal 4 Juli kemarin, Festival Budaya Teluk Bima yang berlangsung Minggu 7 Juli 2019 akan menjadi satu event yang dinantikan dalam memeriahkan hari jadi Bima ke-379 tahun ini.
Parade bakar ikan ini merupakan kolaborasi Dinas Pariwisata, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Badan Kesatuan Bangsa & Politik Kabupaten Bima.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Drs. Dahlan Jumat (5/7) mengatakan, "acara bakar bandeng yang dimulai pada pukul 14.00 Wita akan mengawali rangkaian Festival Budaya Teluk Bima tahun ini.
Dijelaskannya pada kesempatan yang sama juga akan ditampilkan enam jenis atraksi kesenian yaitu tarian massal dan drama kolosal "Kembalinya Sang Putra Mahkota", kalero dan Gentao. Atraksi lainnya adalah Rawa Mbojo dan Kareku Kandei yang akan berlangsung hingga malam hari". Terang Dahlan.
Dahlan mengatakan event bakar bandeng dimulai pada pukul 14.00 Wita dan peserta menyiapkan sendiri alat panggang dan ikan bandeng dan wajib mengenakan sanggentu tembe/rimpu (Wanita) dan Katente tembe/sambolo/songko roo taa+saremba tembe nggoli (pria).
"Ikan yang dibakar akan dikonsumsi sendiri oleh peserta setelah dinilai oleh tim juri. Panitia menyiapkan hadiah bagi pemenang, juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan door prize". Jelas Dahlan(Kim)
Lomba Masak Serba Ikan Antar TP.PKK Kecamatan Kembali Digelar
Kim Parado-Dalam rangkaian Hari Jadi Bima Ke-379 tahun ini, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Bima kembali menggelar Lomba Masak dan Inovasi Serba Ikan Tingkat Kabupaten Bima bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Ir. Hj. Nurma M.Si Jumat (5/7) mengatakan lomba masak serba ikan ini berlangsung Senin 8 Juli 2019 di Taman Kalaki dan diikuti TP. PKK Kecamatan Se-Kabupaten Bima.
"Event tahun ini memperlombakan 3 jenis menu masakan berbahan baku ikan yaitu menu ikan untuk keluarga, menu ikan untuk balita dan menu ikan kudapan/snack". Jelasnya.
Dijelaskan Nurma, ada lima item kriteria lomba yang mencakup kreativitas/inovasi, penyajian/penampilan, citarasa, higienis dan aman dikonsumsi serta keterampilan memasak para peserta.
Melalui lomba dengan menu yang berasal dari masing-masing kecamatan ini diharapkan akan mendorong lahirnya inovasi sekaligus mendukung promosi menu khas dari masing-masing kecamatan.
Lomba ini selain ditujukan untuk meningkatkan keterampilan memasak berbahan baku ikan, juga memperkenalkan keanekaragaman masakan berbahan baku ikan kepada masyarakat luas". Terang Hj. Nurma.
Dirinya berharap, lomba masak dan inovasi serba ikan ini akan lebih mendorong pemanfaatan sumber daya ikan secara berkelanjutan dan melakukan kampanye pemanfaatan ikan yang ramah lingkungan.
Selain lomba masak inovasi serba ikan, pada kesempatan tersebut akan berlangsung Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) berbahan baku ikan pada 150 orang siswa sekolah dasar. (Kim)
Sabtu, 29 Juni 2019
Ketahanan Keluarga, Kunci Keluarga Sakinah
Kim,Parado-Rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-26 tingkat Provinsi NTB yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Bima, selain diisi dengan sejumlah kegiatan olahraga dan pameran, juga diisi dengan Live talkshow bertajuk Harganas Ke-26 dan Kampung KB sebagai Rebranding Program KKBPK” Sabtu (29/6) pukul 16.30 Wita di Studio Bima TV Kota Bima.
Talkshow yang dipandu Iqra Hardiansyah tersebut menghadirkan pembicara Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M. Si (Kepala Perwakilan BKKBN NTB) dan Drs. H. Arifudin HMY (Asisten III Setda Kabupaten Bima).
Lalu Makripudin mengatakan, Tema HARGANAS Tahun Ini...“Keluarga Hari Kita Semua”, dan pesan intinya “Cinta Keluarga Cinta Terencana”
Dikatakannya, interaksi dalam sebuah keluarga merupakan satu hal yang amat penting. Akan tetapi faktanya saat ini di dalam keluarga masing-masing sibuk dengan urusan sendiri. Orang tua sibuk dengan HP, demikian halnya anak.
"Karena itu kata Makripudin, Hari Keluarga yang jatuh pada tanggal 29 Juni setiap tahunnya mengingatkan kita untuk terus membangun interaksi dan komunikasi yang lebih baik dalam keluarga".
Ketahanan keluarga menjadi satu komitmen yang harus dilaksanakan dengan menjalankan delapan fungsi keluarga, baik aspek agama, sosial budaya, cinta kasih perlindungan, ekonomi, lingkungan hidup dan aspek lainnya.
"Jika fungsi keluarga dilaksanakan dan berfungsi dengan baik, maka akan membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah". Terang Makripudin.
Sementara itu, H. Arifudin memaparkan, Kabupaten Bima sebagai tuan rumah penyelenggaraan HARGANAS Tingkat Provinsi NTB, sejumlah rangkaian kegiatan sudah dilakukan mulai dari jalan santai keluarga, senam sehat, pameran dan gelar dagang hingga donor darah.
Pada pameran dagang, kabupaten Bima mengandalkan produk lokal dan mengundang kelompok industri kecil dan mikro (IKM) binaan instansi seperti DP3AP2KB, Dinas Perindag dan OPD lainnya.
Jenis produk lokal yang ditampilkan antara lain minuman "Mina sarua", susu kuda dan kopi Tambora hingga tanaman herbal". Terang mantan Kadis Perindag ini.
Terkait tema talkshow, Arifudin menekankan pentingnya peran orang tua. Keluarga merupakan wadah menanamkan nilai-nilai bagi anggotanya.
"Orang tua harus menjadi panutan agar diikuti anggota keluarga. Melalui peringatan Harganas kita ingatkan betapa pentingnya keluarga berkumpul, keluarga berinteraksi, keluarga berdaya, keluarga berbagi serta peduli". Ungkapnya.(Kim)
Tim Juri Lomba Kearsipan Kunjungi Enam Kecamatan
Kim,Parado-Setelah menuntaskan tahapan penilaian Lomba Penataan Arsip Tingkat Perangkat Daerah Kamis (26/6) Tim yang dipimpin Kepala Bidang Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima Julkifli SH, M.Hum melakukan penilaian lapangan lomba penataan kearsipan pada enam kecamatan nominator.
Julkifli mengatakan, Tim berbagi tugas dimana Tim I kunjungan secara maraton di kecamatan Sanggar dan Ambalawi, sementara Tim II melakukan penilaian di kecamatan Lambitu, Belo, Woha dan Palibelo.
"Hasil penilaian ini selanjutnya untuk disampaikan kepada juri di tingkat provinsi NTB dan Pusat serta menjadi acuan penentuan pemeringkatan 18 Kecamatan yang ada". Ungkapnya.
Kedua tim melakukan koordinasi atas hasil peninjauan lapangan dan pada enam kecamatan yang dikunjungi, Tim melihat secara langsung, melakukan verifikasi kearsipan dan membahas dengan camat dan temaga kearsipan di kantor camat terkait.
Berdasarkan hasil peninjauan, "beberapa Camat sudah memahami dengan baik dan menjabarkan sejumlah masukan Tim bagi perbaikan tata kelola arsip di kantor Camat". Terang Julkifli.(Kim)
Jumat, 28 Juni 2019
Dorong Pengarusutamaan Gender, DP3AP2KB Helat Sosialisasi
Kim,Parado-Dalam upaya mewujudkan sinergi perencanaan pembangunan Pembangunan Daerah berwawasan gender, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) pada Rabu (26/6) di Ruang Rapat instansi setempat.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB Laili Ramdani, S.STP yang sekaligus membuka kegiatan tersebut menjelaskan, sosialisasi dihadiri 30 peserta yang berasal dari unsur perangkat daerah terkait yaitu Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, DPMD, Dikbudpora & Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
"Unsur lain yang diundang adalah mitra kerja seperti KOMPAK, LPA NTB, LPA kabupaten Bima, SOLUD, LP2DER, INOVASI Pendidikan, La Rimpu, Baranusa, KPI dan PEKKA". Jelas Laili.
Laili yang juga menjadi narasumber yang memaparkan materi percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) mengungkapkan komitmen Pemerintah Daerah dalam menjabarkan program strategis di bidang Keluarga Berencana ini.
"Pemerintah Kabupaten Bima telah berupaya sekuat tenaga bagi terwujudnya pengarusutamaan gender dalam setiap program dan kegiatan pembangunan".
Hasil awal dari upaya dan kerja keras semua pihak, tambah Laili, "telah mengantar Kabupaten Bima meraih penghargaan Akademi Parahita Ekapraya, sebuah penghargaan bagi kabupaten yang memiliki komitmen dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam pembangunan serta memiliki inovasi dalam penerapan kesetaraan gender".
"Pemerintah Kabupaten Bima juga mendapatkan apresiasi di tingkat provinsi dan nasional atas keberhasilan mengembangkan inovasi sistem informasi warga (SIMAWAR)". Terang Alumni STPDN ini.
Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi diskusi terkait dukungan bagi upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan akan ditindak lanjuti pertemuan koordinasi untuk membahas rencana kolaborasi lintas instansi dan mitra kerja.(Kim)
Rabu, 26 Juni 2019
DPMPTSP Adakan Pendataan Perizinan
Kim-Parado-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bima melakukan pendataan perizinan tempat usaha Selasa (25/6).
Kepala DPMPTSP Kabupaten Bima Drs. Agus Salim M.Si mengatakan, pendataan tersebut menitikberatkan pada Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk mendorong optimalisasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Untuk tujuan tersebut Kepala DPMPTSP membagi empat kelompok yang melakukan pendataan pada 18 kecamatan yang ada. Hari Selasa (25/6) tim turun lakukan pendataan izin usaha di sepanjang jalan negara sepanjang wilayah Kecamatan Bolo dan Madapangga". Jelasnya.
Untuk tujuan pendataan tersebut, Tim dibagi dalam empat kelompok. Tim A dipimpin Sekretaris DPMPTSP bertugas di Kecamatan Bolo, Madapangga, Wawo, Sape dan Lambu.
Demikian halnya tiga Tim yang dipimpin para Kabid dan turun di sejumlah kecamatan lainnya
mulai tgl 14 sampai dengan 31 Juni 2019. Selanjutnya akan diinput dan dilaporkan kepada pihak terkait untuk ditindak lanjuti.
Dikatakan Agus Salim, "Saat ini Tim memfokuskan pendataan pada badan usaha sepanjang ruas jalan negara dan ke depan akan ditargetkan pada badan usaha yang melakukan aktifitas usaha di desa, termasuk rumah tinggal". Tandasnya.
"Target pendataan yaitu IMB sehingga akan diketahui badan usaha yang sudah dan belum memiliki dokumen izin dimaksud". Terangnya.
Dirinya menghimbau agar badan usaha yang belum memiliki IMB agar segera mengurusnya dan memiliki IMB seumur Hidup. (Kim)
Dinas Perindag Sosialisasi Perizinan IKM
Kim,Parado-Untuk meningkatkan pemahaman para pelaku industri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bima menggelar Sosialisasi Perizinan Industri Kecil Menengah (IKM) dan aneka. Sosialisasi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perindag H. Muhammad Qurban, SH, Selasa (25/6) di Aula Kantor Camat Bolo.
Kabid Perindustrian Dinas Perindag kabupaten Bima Juraidin, ST. M.Si mengatakan, sosialisasi diikuti masing-masing 20 orang peserta dari Kecamatan Bolo dan 20 orang peserta dari Kecamatan Madapangga, sehingga total peserta berjumlah 40 orang.
Pada sosialisasi tersebut Juraidin memaparkan program kerja dan fasilitasi bantuan yang diberikan oleh instansi tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Perindag telah menyalurkan hibah bantuan mesin peralatan, pelatihan bagi IKM dan percepatan pencapaian konsumsi garam beryodium.
Dukungan lainnya lanjut Juraidin adalah fasilitasi bagi IKM untuk mendapatkan sertifikat merk, halal, PIRT dan SNI , promosi dan pengembangan Dekranasda, pembinaaan dan pengemangan Seksi Industri Kimia, Agro, dan Hasil Hutan ( IKAHH) dan Bidang Industri Logam, Mesin, Elektronika dan Aneka (ILMEA).
Sosialisasi ditujukan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman pelaku IKM berkaitan dengan perizinan, juga meningkatkan kesadaran masyarakat berkaitan ketaatan terhadap peraturan dan legalitas usaha. Sebab izin usaha yang dimiliki bermanfaat sebagai sarana perlindungan usaha.
Izin juga penting sebagai penunjang perkembangan usaha, mendapatkan bantuan dan kredit dari lembaga pembiayaan serta sebagai sarana promosi dan meningkatkan kredibilitas usaha dan membangun kepercayaan publik". Jelas Juraidin.
Selain dari Dinas Perindag selama satu hari penuh para peserta juga dibekali materi dari Kabid Pelayanan Perizinan Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang memaparkan materi tentang sistem perizinan berusaha secara online (online single submision).
"Penyajian materi ini penting mengingat saat ini terdapat 72 izin yg ditangani oleh DPMPTSP". Ungkap Juraidin.
Narasumber lainnya adalah Camat Bolo Dra. Mardiana yang memaparkan materi prosedur perizinan yang menjadi kewenangan camat. "Kewenangan ini mencakup usaha mikro dengan modal usaha kurang dari Rp 50 juta dan omset kurang dari Rp. 300 juta per tahun". Urainya. (Kim)
LATSAR CPNSD Pemkab Bima Dimulai
Kim-Parado-Sebanyak 40 orang CPNSD lulusan formasi umum tahun 2018 yang terdiri dari guru, dokter dan tenaga teknis lainnya Minggu (23/6) mulai mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang dipusatkan di Hotel Komodo Kota Bima.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD dan DIKLAT) melalui Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Dra. Eni Rohayati menjelaskan, pada tahun anggaran 2018, sebanyak 200 orang CPNSD dinyatakan lulus formasi umum.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 159 orang golongan III dan 41 orang golongan II yang dibagi dalam empat angkatan Latsar dimana tiap angkatan di isi rata-rata 40 peserta". Terangnya.
Latsar dilaksanakan selama 51 hari dan terbagi dalam dua kelompok kegiatan. "Nantinya, kegiatan kelas dilaksanakan selama 21 hari dan dilanjutkan dengan orientasi tugas dimasing-masing unit kerja selama 30 hari kegiatan". Ungkap Eni.
Diuraikannya, disamping penyampaian materi oleh tenaga pengajar dan tutor dari Widya Iswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Latsar juga akan di isi oleh Bupati dan Wakil Bupati Bima, Sekretaris Daerah dan Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
“Diharapkan seluruh peserta Pelatihan mampu melaksanakan tugas secara professional dan memiliki integritas yang tinggi dalam menunaikan tugas pokok serta tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), “harap Eni.(kim)
40 Pelaku Wisata Ikuti Kunjungan Lapangan Ke Pantai Lariti
Kim, Parado-Setelah sehari sebelumnya menerima sejumlah materi terkait tata kelola kepariwisataan mencakup Kode Etik Pramuwisata, Administrasi Pengunjung Tempat Wisata, Administrasi Keuangan Destinasi, dan Administrasi Keanggotaan Pokdarwis, Kamis (20/6) 40 Peserta Pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata (TKDP) melakukan Kunjungan Lapangan (field trip) ke Destinasi wisata Pantai Lariti Kecamatan Lambu.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bima Drs. Dahlan mengatakan, "Field Trip ini masih merupakan rangkaian dari kegiatan pelatihan sehari sebelumnya untuk memberikan pengalaman lapangan dalam rangka lebih menggali materi yang sudah didapatkan dari para narasumber".
Di sela kunjungan lapangan, Dahlan berharap, secara kelembagaan, ke depan perlu ada Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kabupaten Bima sebagai wadah tukar-menukar informasi antar Pokdarwis, terkait potensi destinasi masing-masing. Sehingga dalam jangka panjang, ada jejaring komunikasi untuk saling memperkuat peran antar destinasi.
Selain pentingnya pembentukan jejaring silaturahmi juga menekankan perlunya pembentukan organisasi pendukung sektor pariwisata.
"Beberapa organiasi pendukung kegiatan kepariwisataan lainnya seperti Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) dan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) yang mesti harus dibentuk dalam waktu dekat, supaya ada sinergisitas dalam mengembangkan kepariwisataan di Kabupaten Bima". Ungkap Dahlan.(kim)























