Senin, 18 Maret 2019

Danrem 162/WB Bantu Evakuasi Korban Tanah Longsor Akibat Gempa


Kim,Parado - Proses pencarian dan evakuasi korban gempa bumi dengan kekuatan 5,8 SR kemarin siang (17/03/2019), pagi tadi dilanjutkan, Senin (18/3). Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama anggota yang sedang berada di lokasi tanah longsor di obyek wisata air terjuan Desa Senaru ikut membantu pencarian dan evakuasi korban yang tertimpa batu.

'Berdasarkan data yang sudah ada, ada tiga korban meninggal yang sudah ditemukan dan dievakuasi yakni Tommy (14) asal Desa Senaru, Tai Sieu Kim (56) dan Ling Sai Wah asal Malaysia,"

Sedangkan yang sudah berhasil diselamatkan, sambung Danrem, sekitar 24 orang terdiri dari 17 warga negara asing (WNA) dan warga negara indonesia (WNI). Mereka sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit maupun di Puskesmas. 

"Untuk korban luka-luka baik luka ringan maupun berat hingga saat ini masih dilakukan pendataan karena masih tersebar di Rumah Sakit maupun Puskesmas terdekat," terangnya.

Menurut Alumni Akmil 1993 tersebut, pihaknya sudah dikerahkan dari pasca gempa terutama para Babinsa yang ada di Koramil terdekat. Mereka langsung bergerak melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban hingga malam hari.

"Sejumlah pasukan sudah kita kerahkan untuk membantu pecarian dan evakuasi korban baik dari Kodim, Yonif 742/SWY, Yonzipur 9/K, petugas kesehatan dari Rumah Sakit Denkesyah Mataram beserta ambulance dan satuan Dinas Jawatan untuk terjun langsung ke lokasi," ungkapnya.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan untuk rumah yang rusak akibat gempa juga menjadi prioritas untuk segera dilakukan pendataan ulang secepatnya sehingga mempercepat proses rehab rekon bagi para korban.

"Mereka juga harus segera kita pikirkan untuk memperoleh rumah mengingat sekarang ini sudah musim hujan," pungkasnya.

Hingga saat ini, pihak TNI, Polri, BPBD dan SAR masih terus melakukan upaya pencarian dan penyelamatan terhadap korban gempa terutama di lokasi tanah longsor di Desa Senaru Kecamatan Bayan Lombok Barat dan Kecamatan Sembalun Lombok Timur, serta melakukan pendataan rumah rusak akibat gempa.(kim)

Dandim Dompu : "TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu Siap Terima Kunjungan Tim Wasev"



Kim,Parado - Segala persiapan telak dilakukan dalam rangka menyambut kunjungan Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kabupaten Dompu dari Mars TNI AD.

Hal itu dikatakan Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Komandan Satgas TMMD ke 104 disela-sela pengecekan kesiapan kunjungan tim Wasev.

Selain itu, Dansatgas TMMD juga meminta kepada Komandan SSK maupun Perwira Tertua dimasing-masing desa agar menyiapkan semua sasaran sehingga pada saat dikunjungi dalam kondisi siap.

"Khusus untuk Aula Makodim sudah kita setting sebagai Posko Utama tempat paparan dan data-data tentang kegiatan TMMD sehingga terlihat bagus dan rapi serta penyiapan ruang transit sebelum paparan", tambahnya.

Kegiatan fisik TMMD hingga hari ini, sambungnya, sudah mencapai sekitar 75 persen karena ada beberapa kendala di lapangan salah satunya hujan dan jalan yang tidak bisa dilewati untuk pengangkutan bahan material.

"Semoga disisa waktu ini, seluruh program TMMD baik fisik dan non fisik tuntas 100 persen secara keseluruhan agar masyarakat langsung bisa memanfaatkannya", pungkasnya.

Adapun jadwal rencana kunjungan tim Wasev dari Mabes TNI AD pada hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 selama satu hari penuh dengan Ketua Tim Pati Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Hendrawan, S.IP., didampingi Letkol Arm Budi Wahyono, SH. (Kim)

Wabup Dahlan Kunjungi Desa Terdampak Banjir di Kecamatan Sanggar


Kim,Parado-Musibah banjir yang terjadi Sabtu (16/3) Jam 14.00 Wita dan terdampak pada lima desa di kecamatan Sanggar dikunjungi Wakil Bupati Bima H Dahlan M Noer.
         
Wabup Senin (18/3) sore yang hadir bersama pejabat teras lingkup Pemkab Bima dan TRC Penanggulangan Bencana (TRC - PB)  BPBD Kabupaten Bima serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial antara lain mengunjungi desa Oi saro,  Desa Piong,  dan Desa Boro. 
            
Sekretaris BPBD Ir. Indra Nurjaya yang memimpin Tim Tanggap bencana mengatakan, Senin sore, Wabup langsung bersama TRC BPBD dan Tagana bertolak ke lokasi terdampak bencana dengan membawa bantuan berupa 4 ton beras, 110 selimut, 40 tikar, 50 tarpal, 80 paket lauk pauk, 10 dus mie instan yang bersumber dari Dinas Ketahanan Pangan, BPBD dan Dinsos.  
             
 Indra menambahkan, untuk mempercepat penanganan pasca bencana, Pemkab Bima telah mengerahkan satu unit  escavator yang ke titik strategis terdampak banjir ". Jelasnya. 
                
Sebelumnya,     Minggu 17 Maret Plt Kalak BPBD Kab Bima Ir. H. Nudin dan Tim telah melakukan peninjauan lokasi bencana Minggu (17/3).
                
Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalop) Bencana BPBD Kabupaten Bima, berdasarkan tinjauan lapangan melaporkan, bencana banjir yang melanda Desa Boro telah menyebabkan akses jalan putus dan 2 unit jembatan putus total.
          
 Sementara di Desa Piong, banjir bandang telah menyebabkan 15 unit rumah rusak Berat, 25 unit rusak ringan. Disamping, 250 unit rumah penduduk di RT 4.5.6.7.8 dan 9 serta satu fasilitas umum bendungan rasa di Rt 3 rusak berat.
          
 Pusdalop BPBD juga mencatat kerusakan di Desa Kore berupa fasilitas umum terpampar lumpur ada 6 unit, yaitu Polsek Sanggar, Koramil,  SDN 1 Kore, TK Pembina Kantor Camat dan Lapangan desa Kore.
                 
Demikian halnya di desa Oi Saro terdapat 2 unit fasilitas umum yang rusak Berat yaitu pagar SMPN 2 Sanggar jebol 30 meter dan 1 unit jembatan depan SMPN 2 Sanggar jebol sayap. 
Beberapa lahan pertanian gagal panen di seluruh desa yg terdampak bencana banjir tersebut masih dalam pendataan lahan pertanian tersebut. (kim)
                 

Penuhi Target Serap Gabah, LDPM dan PUPM Diminta Jual Gabah ke Dolog


Kim,Parado- Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bima bersama Badan Ketahanan Pangan (BKP), Kementerian  Pertanian RI dan Dolog Subdivre Bima, Senin (11/3) mengunjungi sejumlah Lembaga Distribusi Pangan Masyarakat (LDPM) dan Kelompok Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM).

 Tim melihat dari dekat dan mengecek kesiapan panen padi petani dan kelompok tani guna keperluan serap gabah petani (SERGAP) Tampoli Desa Lewintana Kecamatan Soromandi dan LDPM Karya Maju Desa Belo Kecamatan Palibelo.
             
Selain itu, meminta LDPM dan PUPM binaan DKP untuk menjual gabah atau beras kepada Perum Bulog Sub-Divre Bima untuk  memenuhi target serapan sebanyak 25.898 ton.
             
 Kepala Bidang Distribusi DKP Kabupaten Bima, Ir. Jaharuddin mengatakan Kementerian Pertanian dan Bulog bekerjasama untuk saling mendukung upaya pemerintah dalam memenuhi target serap gabah petani masa panen januari hingga maret tahun 2019.
               
"Untuk itu, kami juga diminta mengajak kelompok binaan kami agar menjual hasil panen dalam bentuk gabah maupun beras untuk dijual kepada Bulog sesuai Harga Pembelian Pemerintah". Jelasnya.
               
 Ia berharap ketua dan anggota LDPM serta PUPM binaan DKP untuk mengajak petani di sekitarnya agar menjual hasil panen mereka kepada Bulog. Karena harga beli sesuai HPP. Tandasnya. (kim)